Laman

Selasa, 30 Desember 2014

Tawa Palsu

Pernah tidak mendengar seseorang tertawa tapi dipaksa? Atau aku sebut itu Tawa Palsu.

Tertawa memang membuat seseorang senang hingga yang mendengarkan orang yang tertawa lepas tersebut membuat ikut tertawa, seperti sebuah virus. Tetapi yang aku bahas kali ini adalah orang tertawa yang tidak sungguh-sungguh atau dipaksa untuk tertawa, ini bisa kita temui di acara komedi dan ketika pelawak mencoba membuat penonton tertawa dan jika bahan guyonannya tidak lucu maka akan ada orang yang dibayar untuk tertawa atau suara efek orang tertawa.

Namun semua itu malah membuat tidak lucu dan malah 2 kali tidak lucu dari biasanya. Sama halnya dengan teman, tapi teman tersebut dibayar oleh seseorang untuk berteman dengan mu. Bagaimana rasanya? Pasti tidak merasa punya teman. Seorang teman sejati memanglah bukan orang yang dibayar, tetapi orang itu tulus tanpa menginginkan sesuatu.

Aku merasa dalam hidupku ini, setidaknya hingga akhir tahun 2014 ini. Hanya memiliki beberapa teman saja sedangkan yang lainnya hanya mengharapkan sesuatu dari ku. Bahkan itu tetangga yang sangat dekat, aku merasa mereka hanya mengharapkan sesuatu dari ku.
Dan kau tahu, sepertinya aku malah mempunyai teman dari jarak yang jauh dibandingkan jarak yang dekat atau lebih dikenal dengan tetangga.

Tetapi, ada suatu rahasia yang perlu kalian tahu dariku yaitu "Aku memilih hanya punya satu teman setia daripada banyak teman namun tak setia".
~EnS~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.