Jika kalian termasuk keluargaku menganggap aku ini seperti tidak punya impian ataupun tujuan maka itu salah besar. Setiap orang pasti mempunyai impian meski itu impian yang buruk bagi sebagian orang.
Kenapa judul artikel ini "Percaya"? Mungkin anda bertanya. Percaya disini bukanlah percaya tetang sesuatu yang ada pada diriku ataupun pernah diketahui oleh aku. Tetapi Percaya di sini yaitu percaya bahwa jika ada sesuatu yang baik maka pasti ada yang buruk.
Dulu ketika aku kecil aku memang hanya mengenal beberapa orang dan beberapa tempat saja, aku juga hanya mengenal apa yang baik untuk diriku. Setelah aku menonton sebuah film superhero tepatnya power rangers aku melihat di setiap episodenya pasti akan ada musuh, aku berpikir kenapa di setiap episode yang selalu aku tonton setiap hari minggu itu akan ada musuh. Tetapi kan akhirnya juga menghapuskan atau memusnahkan musuh tersebut, ketika aku besar dan tumbuh seperti sekarang aku tahu kenapa harus ada musuh dan harus ada teman, jika dalam hidupmu tidak ada rintangan maka hidupmu akan seperti sebuah film yang kosong atau mungkin sebuah kertas baru yang bersih dan ditinggalkan karena tidak akan lagi digunakan.
Ketika aku mengenal apa itu musuh, hidupku seperti jantung yang terus dipompa dan seperti kertas yang penuh dengan tulisan dan goresan tangan yang membentuk sebuah sejarah hingga kita bisa memperlihatkan karya kita di kertas itu. Tetapi sebenarnya dalam tubuhku ini menyimpan kenangan buruk tersebut tentang kata musuh, jika aku mempublikasikan itu kepada semua orang maka akan tidak menarik karena kita tidak akan menggunakan otak untuk berimajinasi. Jadi aku lebih suka kehidupanku ini dibuat sebuah teka-teki untuk seseorang untuk diterjemahkan ke dalam bahasa yang hanya dimengerti oleh dirinya sendiri.
Jika aku menulis huruf A yang besar di sebuah kertas pasti ada yang mendefinisikan itu sebuah awal dari sampul buku yang dibuat oleh kertas bertulisan A, ada juga yang mendefinisikan itu sebuah inisial nama yang berhubungan dengan seseorang yang ada pada kehidupanku dan ada yang mendefinisikan bahwa itu hanyalah sebagai percobaan apakah kalian melihatnya dengan detil. Percayalah jika aku benar menulis huruf A di sebuah kertas dengan besar, aku bukan menulis tetapi menggambar sebuah segitiga dengan kedua kakinya yang panjang atau jika dipersingkat aku ingin menunjukan itu adalah kaki yang dipasang sebuah tali yang saling menghubungkan dan itu artinya aku ingin merasakan kebebasan karena sebenarnya kehidupanku ini selalu diikat dalam sebuah aturan dan kebiasaan yang selalu aku buat yang sebenarnya aku tidak menginginkannya.
~EnS~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.